Nama: Annisa Putri Indah Suci
BP: 1911213034
Kelas: A3
TUGAS K3
Sabtu, 28 Maret 2020
Rabu, 18 Maret 2020
poster by: annisa putri indah suci
Assalammualaikum teman-teman
semua :) kembali lagi dengan aku disini hehehe…
Nah kali ini aku ingin
membahas tentang skincare. Penasarankan? Aku bakal bahas skincare untuk remaja
atau pemula. Kalo penasaran silahkan dibaca, dipahami dan jangan lupa untuk di
praktikkan :).
Disini siapasih yang gamau
muka mulus dan glowing seperti cewek-cewek korea? Ga ada kan? Pasti semua ingin
mukanya mulus dan glowing, maka dari itu simak ya penjelasan dibawah ini.
Pertama kita akan bahas apa
itu skincare?. Skincare itu adalah perawatan kulit dengan menggunakan
produk-produk tertentu khususnya untuk wajah.
Nah kan udah tau apa itu
skincare, sekarang saatnya aku ingin membahas produk skincare apa aja yang
dipakai untuk remaja atau pemula
CLEANSER
Cleanser adalah sabun
pencuci muka. Biasanya nama lainnya bisa facial foam, facial wash, atau
menyesuaikan dengan teksturnya seperti facial gel, facial cream, dan lainnya.
Nah sekarang aku mau ngasih
tau cara memilih kandungan sabun cuci muka sesuai jenis kulit:
1.
Kandungan Pembersih untuk Kulit Sensitif
Dalam
memilih sabun pembersih wajah untuk kulit sensitif, disarankan untuk memilih
produk:
·
Pembersih wajah bebas sabun atau deterjen.
·
Produk berlabel hypoallergenic, karena tidak
mengandung zat yang menyebabkan alergi.
·
Produk tanpa pewangi, karena pewangi tambahan
bisa menyebabkan alergi.
·
Hindari produk yang berbahan iritatif,
seperti sulfat dan alkohol.
2.
Kandungan Pembersih untuk Kulit berminyak
Bagi
kamu yang memiliki kulit yang berminyak carilah sabun cuci muka yang mengandung
hal-hal berikut:
·
Hyaluronic acid
·
Niacinamide
·
Retinol
·
Asam salisilat (salicylic
acid)
·
Asam glikolat (glycolic acid)
·
Dimethicone
Nah
tadi kan kandungan yang harus ada, sekarang bagi kamu yang mempunyai kulit
berminyak harus hindari kandungan berikut: minyak mineral, petrolatum, dan
petroleum.
3.
Kandungan Pembersih untuk Kulit Kering
Agar
kulit wajah tidak semakin kering, disarankan memilih sabun pembersih wajah yang
mengandung:
·
Gliserin
·
Vitamin E dan minyak jojoba
·
Urea
Untuk
jenis kulit kering hindari sabun yang memiliki kandungan berikut:
·
Detergen/SLS (sodium laureth sulfate)
·
Asam salisilat dan asam glikolat
·
Alkohol, pewangi tambahan, dan bahan
antibakteri
4.
Kandungan Pembersih Wajah untuk Kulit
Kombinasi
Kulit
kombinasi terasa berminyak di area T (kening, hidung, dan dagu), namun di area
lainnya kering atau normal. Karena tipe yang berbeda ini, kamu dapat
menggunakan dua sabun pembersih wajah sesuai masalah pada kulit wajah. Namun
tetap hindari pembersih wajah yang mengandung alkohol, pewangi, dan bersifat
antibakteri. Pilihlah sabun pembersih wajah bertekstur gel yang dapat
membersihkan dan melembapkan, namun tidak menyumbat pori-pori.
5.
Kandungan Pembersih Wajah untuk Kulit Normal
Pilihlah
sabun pembersih wajah yang dapat menghidrasi kulit. Jika kulit terasa kering
setelah mencuci muka, ganti dengan sabun pembersih wajah yang formulanya lebih
lembut.
TONER
Toner adalah cairan yang
dapat menghilangkan kotoran seperti minyak dan sisa make-up pada kulit. Tidak
hanya itu, toner juga dapat berfungsi untuk menenangkan, menghaluskan dan
mempersiapkan kulit untuk menerima perawatan wajah selanjutnya seperti
pemakaian serum dan cream
.
Nah sekarang aku mau ngasih
tau kandungan wajib pada toner sesuai dengan kondisi wajah.
1.
Kulit berminyak
Kulit
berminyak membutuhkan toner yang dapat membantu mengontrol kelebihan minyak
agar mencegah jerawat.
Sebaiknya
pilihlah toner yang mengandung lidah buaya, lavender, tea tree, dan witch
hazel.
2.
Kulit kering
Kulit
yang kering membutuhkan toner yang dapat melembapkan kulit. Pilihlah toner
dengan kandungan, lidah buaya, asam hyaluronic, chamomile, lavender, glycerin,
dan vitamin E.
3.
Kulit sensitive
Kulit
sensitif rentan terhadap alergi. Jadi kamu membutuhkan bahan-bahan yang cenderung
bereaksi terhadap kulitmu. Seperti mengandung lidah buaya, asam amino, dan
bebas pewangi.
MOISTURIZER
Apapun tipe kulitmu,
penggunaan moisturizer atau pelembab tidak boleh dilewatkan dalam rutinitas
perawatan kulit setiap hari. Fungsinya, untuk menjaga kulit tetap lembap,
kenyal, dan tampak lebih muda.
Kandungan skincare yang
wajib ada dalam pelembab agar ampuh melembapkan kulit adalah:
1.
Ceramides
Ceramides
merupakan kandungan yang diproduksi oleh kulit bertujuan untuk mengunci kadar
air agar sel kulit tidak kering.
2.
Hyaluronic Acid
Kandungan
ini mengunci kelembapan serta membantu agar kulit lebih lembut dan kenyal.
3.
Lactic Acid
Kandungan
ini ampuh untuk melembapkan kulit dan lebih aman digunakan tanpa khawatir
membuat wajah menjadi iritasi
4.
Glycerin
Glycerin
atau yang dikenal dengan nama glycerol adalah salah satu kandungan skin care
yang berasal dari bahan-bahan alami seperti minyak nabati atau lemak hewani.
5.
Natural Oil
Natural
oil adalah pelembap wajah yang bersifat oklusif sehingga sangat cocok untuk
kamu yang memiliki tipe kulit kering.
SUNSCREEN
Sudah diketahui secara umum
bahwa paparan sinar ultraviolet A (UVA) dan sinar ultraviolet B (UVB) dalam
jangka panjang dapat memicu kanker kulit. Oleh karena itu, dalam memilih produk
tabir surya atau sunblock yang bagus harus memerhatikan efektivitasnya dalam
memblokir sinar UVA dan UVB sekaligus. Agar suatu produk sunblock menjadi lebih
efektif, biasanya beberapa zat di bawah ini akan ditambahkan ke dalamnya:
1.
Ekamsule
Sunblock
dengan bahan ekamsule dapat menghalangi sinar UVA maupun UVB, bisa dipakai
berenang, dan berisiko rendah untuk mengiritasi kulit.
2.
Avobenzone
Bahan
ini dapat memblokir sinar UVA, namun tidak efektif terhadap sinar UVB. Meskipun
jarang, bahan ini dapat menyebabkan dermatitis pada sebagian orang.
3.
Benzophenone
Bahan
ini bekerja dengan menyerap sinar UVA dan UVB dan mengubahnya. Meski dimikian,
sunblock dengan kandungan bahan ini dapat menyebabkan iritasi kulit pada
sebagian orang.
4.
Titanium dioksida dan zinc oxide
Keunggulan
Titanium dioksida dan zinc oxide adalah
kemampuan keduanya dalam memantulkan sinar UV yang mengenai kulit.
Namun
karena termasuk ke dalam bahan tabir surya fisik, pemakaian kedua zat ini
cenderung meninggalkan noda putih (white cast) di kulit.
Nah
ini menjadi blog yang sangat panjang bukan? Aku berharap teman-teman semua
mengerti isi dari blog ini dan dapat menerapkannya. Aku juga berharap blog ini
bermanfaat~~. Sekian dari aku untuk kali ini semoga teman-teman suka dan
teramakasi waktunya untuk membaca blog ini :).
oh iya untuk temen-temen semua jangan lupa tonton juga ya video aku di: disiniiii:)
sumber:
Kamis, 05 Maret 2020
Hallo, Assalammualaikum semuanya :) kembali lagi dengan aku. Pada kesempatan kali ini aku ingin bahas tentang Triple Burden Disease di Indonesia. Pada penasarankan? kalo penasaran yuk simak bacaan dibawah ini, silahkan menikmati dan memahami :)
Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-54, Menteri
Kesehatan (Menkes) RI Nila Moeloek meminta masyarakat waspada terhadap segala
jenis penyakit.
''lndonesia sekarang sedang menghadapi transisi
epidemiologi. Terkait dengan penyakit, kita menghadapi tiga beban penyakit
(triple burden of diseases),'' ucap Menkes Nila.
Tiga beban penyakit itu adalah pertama, telah bergesernya
penyakit menular ke arah penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung,
gagal ginjal, diabetes, kanker, dan sebagainya. Kedua, muncul ancaman penyakit
infeksi baru, seperti flu burung, ebola, dan TBC Resisten Obat. Ketiga,
masyarakat masih dihadapkan pada masalah penyakit menular yang belum selesai,
seperti Demam Berdarah, TBC, Malaria, HIV/AIDS, Filariasis, dan Kecacingan.
“Kita
bia menyebutkan, bahwa triple burden
ini disebabkan oleh lingkungan dan gaya hidup manusia.” Kata Robert, usai
diskusi ‘Urban Farming’ di Jakarta, Kamis (11/4/2019).
Menurutnya,
indikasi triple burden muncul sekitar
10 tahun yang lalu dan masih terus menjadi masalah besar.
“Contohnya,
penyakit tidak menular. Sekarang ini didominasi oleh empat jenis penyakit, yaitu
kanker dan kelainan darah, jantung dan pembuluh darah, diabetes dan obesitas
serta penyakit paru kronik yang bukan disebabkan oleh TB,” urai, Robert.
Mengutip data Global Burden
of Disease 2010 dan Health Sector Review 2014, Menkes mengatakan, kematian yang
diakibatkan PTM, yaitu stroke menduduki peringkat pertama. Padahal 30 tahun
lalu, penyakit menular seperti infeksi saluran pernafasan atas (ISPA),
tuberkulosis dan diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan.
Pergeseran pola penyakit ini, ditengarai disebabkan perubahan gaya hidup
masyarakat. “Ini menjadi ancaman bagi bangsa kita," kata Menkes.
Menurut Menkes, triple
burden menjadi ancaman bagi bangsa karena penduduk usia produktif dengan jumlah
besar seharusnya memberikan kontribusi pada pembangunan. Sayangnya kontribusi
itu terancam akibat terganggunya kesehatan oleh PTM dan perilaku hidup tidak
sehat.
Ancaman lainnya, kata
Menkes, beban biaya yang harus ditanggung negara melalui program Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS) Kesehatan makin membengkak akibat PTM yang seharusnya bisa dicegah
dengan perilaku sehat. Sebagian besar dana JKN habis terserap untuk membiayai
penyakit katastropik, seperti jantung koroner, gagal ginjal kronik, kanker, dan
stroke.
Nah sekian yang dapat aku sampaikan. Maaf jika tulisannya tidak rapi, semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para pembaca semua, Terimakasi :).
Sumber :
Langganan:
Komentar (Atom)














